MAKNA DAN NILAI RITUAL ADAT HEL KETA DALAM MASYARAKAT DESA PIKA KECAMATAN MOLLO TENGAH KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN

Penulis

  • Yanti Bees Persatuan Guru 1945 NTT
  • Ronni M Ndun Persatuan Guru 1945 NTT
  • Arnot A Kolnel Persatuan Guru 1945 NTT

Kata Kunci:

Makna, Nilai, Ritual Hel Keta

Abstrak

Skripsi ini berjudul,’’Makna dan Nilai Tuturan Ritual Adat Hel keta dalam perkawinan masyarakat  Desa Pika, Kecamatan Mollo Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan”, Oleh Yanti Bees, Nim : 2288201063. Dibimbing oleh, Ronni M. Ndun, S.Pd., M.Hum. Sebagai pembimbing I dan Arnot A. kolnel, S.Pd., M. Hum Sebagai pembimbing II. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan makna dan nilai- nilai yang terdapat dalam Ritual Adat Hela keta dalam perkawinan masyarakat  Desa Pika, Kecamatan Mollo Tengah. Tujuan penelitian ini yaitu Mendeskripsikan makna dari ritual adat Hel Keta dan Mendeskripsikan nilai-nilai yang terkandung dalam  ritual adat Hel keta  dalam perkawinan masyarakat Desa Pika, Kecamatan Mollo Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori lingustik kebudayaan karena sebagai linguistik yang membahas tentang hubungan antara bahasa dan budaya, bagaimana bahasa tidak hanya sebagai alat komunikasih tetapi juga sebagai representasi dan refleksi dari nilai, norma, dan kepercayaan yang ada dalam budaya tertentu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskripsi kualitatif  karena metode yang meneliti suatu kelompok manusia, suatu objek, suatu kondisi, suatu sistem pemikiran atau pun kelas peristiwa pada masa sekarang. Hasil penelitian menunjukan bahwa makna dan nilai ritual hel keta dalam perkawinan masyarakat  Desa Pika Kecamatan mollo Tengah Kabupaten Timor Tengah, memiliki enam makna dan tiga nilai. Makna yang terkandung dalam Ritual Hel Keta yaitu yang pertama makna religius, makna simbolik, makna kebersamaan, makna moral, makna budaya, dan makna kasih sayang, nilai-nilai yang terkandung dalam ritual hel keta yaitu, nilai religius, nilai etis, dan nilai gotong royong.

This thesis is entitled, "The Meaning and Value of Hel Keta Traditional Ritual Speech in the Marriage of the Pika Village Community, Mollo Tengah District, South Central Timor Regency", by Yanti Bees, Nim: 2288201063. Supervised by, Ronni M. Ndun, S.Pd., M.Hum. As the first supervisor and Arnot A. Kolnel, S.Pd., M.Hum As the second supervisor. This research is motivated by the problem of the meaning and values contained in the Hela Keta Traditional Ritual in the marriage of the Pika Village Community, Mollo Tengah District. The purpose of this research is to describe the meaning of the Hel Keta traditional ritual and describe the values contained in the Hel Keta traditional ritual in the marriage of the Pika Village Community, Mollo Tengah District, South Central Timor Regency. The theory used in this research is the theory of cultural linguistics because as linguistics it discusses the relationship between language and culture, how language is not only a means of communication but also a representation and reflection of the values, norms, and beliefs that exist in culture.  particular. The method used in this study is a qualitative descriptive method because the method examines a group of people, an object, a condition, a system of thought or a class of events in the present. The results of the study show that the meaning and value of the Hel Keta ritual in the marriage of the people of Pika Village, Mollo Tengah District, Central Timor Regency, has six meanings and three values. The meanings contained in the Hel Keta Ritual are the first religious meaning, symbolic meaning, the meaning of togetherness, moral meaning, cultural meaning, and the meaning of affection, the values contained in the Hel Keta ritual are, religious values, ethical values, and mutual cooperation values.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-31