PEMANFAATAN SENI KERAJINAN TANGAN MAKRAME UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PRODUKTIF KARANG TARUNI DI LINGKUNGAN DESA KENITEN
Kata Kunci:
Kerajinan Tangan, Makrame, Aksesoris tas, PelatihanAbstrak
Kerajinan tangan makrame merupakan kerajinan tangan yang terbuat dari bahan benang atau tali dengan menggunakan teknik simpul menyimpul. Dilihat dari demografi dan geografis Desa Keniten potensial untuk diberikan pelatihan keterampilan kerajinan makrame. Terlebih mayoritas karang taruni Desa Keniten belum mengetahui bagaimana cara membuat aksesoris tas menggunakan makrame sehingga masyarakat desa belum ada yang menjalankan kegiatan usaha pembuatan makrame sebagai aksesoris tas. Metode yang digunakan dalam pelatihan pemanfaatan seni kerajinan tangan makrame dimulai dengan tahap pengenalan tentang definisi dari seni makrame itu sendiri, pengenalan teknik bahan serta bahan yang akan digunakan dan tahap pelatihan. Program Pelatihan Pemanfaatan Seni Kerajinan Tangan Makrame ini diikuti oleh Karang Taruni di empat dukuh Desa Keniten yang dilakukan sebanyak tiga kali. Alat dan bahan yang digunakan dalam Pelatihan Pemanfaatan Seni Kerajinan Tangan Makrame yaitu, tali makrame, gabus sintetis, gunting, hiasan manik-manik kayu, dan double tape. Pembuatan kerajinan makrame untuk produk aksesoris tas melibatkan teknik simpul dasar untuk menghasilkan desain yang unik dan fungsional. Membuat produk aksesoris tas ini menjadi pilihan menarik dan kreatif dalam dunia kerajinan tangan.
Macrame handicrafts are handicrafts made from yarn or rope using knot knotting techniques. Judging from the demographics and geography of Keniten Village, it has the potential to be given training in macrame handicraft skills. Moreover, the majority of Keniten Village karang taruni do not know how to make bag accessories using macrame so that the village community has not yet run business activities to make macrame as bag accessories. The method used in the training of the utilisation of macrame handicraft art begins with the introduction stage about the definition of the art of macrame itself, the introduction of material techniques and materials to be used and the training stage. The Macrame Handicraft Utilisation Training Program was attended by Karang Taruni in four hamlets of Keniten Village which was conducted three times. The tools and materials used in the Macrame Handicraft Utilisation Training are macrame rope, synthetic cork, scissors, wooden bead decoration, and double tape. Making macrame handicrafts for bag accessories products involves basic knot techniques to produce unique and functional designs. Making this bag accessory product is an interesting and creative choice in the world of handicrafts.




