PERANAN KOMUNIKASI KELUARGA DALAM MENCEGAH KENAKALAN REMAJA DI KECAMATAN SIPOHOLON DESA SIMANARE
Kata Kunci:
Komunikasi Keluarga, Kenakalan Remaja, Kecamatan SipoholonAbstrak
Di dalam keluarga anak-anak mulai menerima pendidikan yang pertama dan paling utama. Pendidikan yang diterima oleh anak mulai dari pendidikan agama, cara bergaul, danĀ interaksi dengan lingkungan. Keluarga merupakan lingkungan sosial yang pertama bagi anak. Dalam lingkungan keluargalah anak mulai mengadakan persepsi, baik mengenai hal-hal yang ada di luar dirinya, maupun mengenai dirinya sendiri. Keluarga merupakan unit sosial terkecil yang memberikan fondasi primer bagi perkembangan anak. Sedangkan lingkungan sekitar dan sekolah ikut memberikan nuansa pada perkembangan anak. Pada dasarnya anak-anak remaja ini masih mendapatkan perhatian di rumah walaupun didominasi oleh seorang ibu seperti menyiapkan makanan; menanyakan keberadaan sekolah, tetapi mereka juga menganggap seorang ayah memberikan perhatiannya kepada keluarga dengan bekerja walaupun waktu untuk bersama agak berkurang, namun anak-anak ini menilai ayah mereka seorang yang bertanggungjawab untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Hasil penelitian menyatakan bahwa anak remaja di desa simanare bertumbuh dalam keluarga yang harmonis, walaupun menurut mereka pertengkaran memang ada di antara anggota keluarga, namun bisa diatasi dan tidak menjadi halangan bagi pertumbuhan mereka sebagai remaja karena segala persoalan dalam rumah bisa mereka komunikasikan. Lingkungan bermain dari para remaja ini masih bisa terkendali, walaupun ada juga penyimpangan yang dilakukan oleh para remaja seperti kebut-kebutan dijalan dengan motor dan menghabiskan waktu di luar rumah seperti bermain dengan teman dan pergi ke Mall atau Warnet, yang bisa mengganggu waktu belajar mereka, namun ada remaja memanfaatkan fasilitas wi-fi di mall untuk membuat tugas sekolah mereka.
In the family, children begin to receive education first and foremost. The education received by children starts from religious education, how to socialize, and interaction with the environment. Family is the first social environment for children. It is in the family environment that children begin to form perceptions, both about things outside themselves and about themselves. The family is the smallest social unit that provides the main foundation for children's development. Meanwhile, the surrounding environment and school also provide nuances to the child's development.
Basically, these teenage children still get attention at home even though they are dominated by their mother, such as preparing food; ask about the whereabouts of the school, but they also think that a father gives his attention to the family even though the time they work together is somewhat reduced, these children think that their father is someone who wants to fulfill the family's needs.The results of the research state that teenage children in Simanare village grow up in harmonious families, although according to them there are arguments between family members, but they can be overcome and do not become an obstacle to their growth as teenagers because they can communicate all problems at home.The playing environment of these teenagers can still be controlled, although there are also deviations committed by teenagers such as speeding on the road with motorbikes and spending time outside the home such as playing with friends and going to the mall or internet cafe, which can disrupt their study time. However, there are teenagers who use the Wi-Fi facilities at the mall to carry out their school assignments.




