DINAMIKA KOMUNIKASI INTERPERSONAL ANTARA IBU DAN ANAK PASCA KEHILANGAN SOSOK AYAH: TINJAUAN SOSIOLOGIS ADAPTASI LINGKUNGAN SOSIAL

Penulis

  • Firda Widia Sari Universitas Teknologi Sumbawa
  • Anwar Universitas Teknologi Sumbawa

Kata Kunci:

Komunikasi Interpersonal, Ibu Dan Anak, Kehilangan Sosok Ayah, Adaptasi Social

Abstrak

Dinamika Komunikasi Interpersonal antara Ibu dan Anak Pasca Kehilangan Sosok Ayah di Desa Tengah Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika komunikasi interpersonal antara ibu dan anak pasca kehilangan sosok ayah serta proses adaptasi yang dilakukan dalam lingkungan sosial di Desa Tengah, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa. Kehilangan sosok ayah tidak hanya berdampak pada kondisi emosional anggota keluarga, tetapi juga memengaruhi pola komunikasi, pembagian peran, dan hubungan sosial dalam keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap ibu yang menjadi orang tua tunggal serta anak yang diasuh tanpa kehadiran sosok ayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehilangan sosok ayah menyebabkan perubahan peran ibu dalam keluarga, perubahan kondisi emosional anak, kesulitan dalam mengekspresikan perasaan, serta perubahan keterbukaan komunikasi antara ibu dan anak. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, ibu dan anak berupaya membangun komunikasi yang lebih terbuka, empatik, dan saling mendukung sebagai bentuk adaptasi terhadap kondisi keluarga yang baru. Selain itu, dukungan keluarga besar dan lingkungan sosial turut berperan dalam membantu proses penyesuaian diri pasca kehilangan sosok ayah. Dengan demikian, komunikasi interpersonal menjadi faktor penting dalam memperkuat hubungan antara ibu dan anak serta mendukung proses adaptasi keluarga setelah kehilangan sosok ayah.

Dynamics of Interpersonal Communication between Mothers and Children After Losing a Father in Tengah Village, Utan District, Sumbawa Regency. This study aims to analyze the dynamics of interpersonal communication between mothers and children after losing a father and the adaptation process carried out in the social environment in Tengah Village, Utan District, Sumbawa Regency. Losing a father not only impacts the emotional condition of family members, but also influences communication patterns, role division, and social relationships within the family. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques are carried out through in-depth interviews, observations, and documentation of mothers who are single parents and children who are raised without a father figure. The results show that the loss of a father figure causes changes in the mother's role in the family, changes in the child's emotional condition, difficulties in expressing feelings, and changes in the openness of communication between mother and child. Despite facing various challenges, mothers and children strive to build more open, empathetic, and mutually supportive communication as a form of adaptation to the new family conditions. In addition, support from the extended family and the social environment also plays a role in helping the adjustment process after losing a father figure. Thus, interpersonal communication is a crucial factor in strengthening the mother-child relationship and supporting the family's adaptation process after the loss of a father.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-30