PERAN MASYARAKAT TIONGHOA DALAM PERKEMBANGAN PEREKONOMI MASYARAKAT LOKAL DI RENGAT, KABUPATEN INDRAGIRI HULU : STUDI KUALITATIF DESKRIPTIF
Kata Kunci:
Masyarakat Tionghoa, Dunia Usaha, UKM, Ekonomi Lokal, Rengat, Indragiri HuluAbstrak
This study aims to describe the role of the Chinese community in the development of business in Rengat, Indragiri Hulu Regency, and its impact on the local economy. The Chinese community is known to have a strong entrepreneurial tradition, which is reflected in their dominance in the trade, service, and small and medium enterprises (SMEs) sectors. Through a descriptive qualitative approach, data was obtained from observations, in-depth interviews, and literature studies to describe the involvement of the Chinese community in local economic aspects. The results of the study show that the Chinese community plays a major role as a driver of local trade, a creator of jobs, and an agent of knowledge and business culture transfer. The family business system they implement provides continuity between generations, while national and international business networks strengthen their competitiveness in the local market. Not only that, informal collaboration with indigenous businesses also encourages the growth of local SMEs and shapes mutually beneficial patterns of economic interaction. Overall, the presence of the Chinese community in Rengat not only has a significant economic impact, but also encourages social integration through working relationships, business partnerships, and the exchange of entrepreneurial values. Therefore, an inclusive and objective understanding of their role is very important in formulating fair and sustainable local economic policies.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran masyarakat Tionghoa dalam perkembangan dunia usaha di Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, serta dampaknya terhadap perekonomian masyarakat lokal. Masyarakat Tionghoa dikenal memiliki tradisi kewirausahaan yang kuat, yang tercermin dalam dominasi mereka pada sektor perdagangan, jasa, dan usaha kecil menengah (UKM). Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh dari observasi, wawancara mendalam, dan studi literatur untuk menggambarkan keterlibatan masyarakat Tionghoa dalam aspek ekonomi lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Tionghoa berperan sebagai pendorong utama perdagangan lokal, pencipta lapangan kerja, serta agen transfer pengetahuan dan budaya usaha. Sistem usaha keluarga yang mereka terapkan memberikan kesinambungan antar generasi, sementara jaringan bisnis nasional dan internasional memperkuat daya saing mereka di pasar lokal. Tidak hanya itu, kolaborasi informal dengan pelaku usaha pribumi turut mendorong pertumbuhan UKM lokal dan membentuk pola interaksi ekonomi yang saling menguntungkan. Secara keseluruhan, keberadaan masyarakat Tionghoa di Rengat tidak hanya membawa dampak ekonomi yang signifikan, tetapi juga mendorong integrasi sosial melalui hubungan kerja, kemitraan usaha, dan pertukaran nilai-nilai kewirausahaan. Oleh karena itu, pemahaman yang inklusif dan objektif terhadap peran mereka sangat penting dalam merumuskan kebijakan ekonomi lokal yang adil dan berkelanjutan.




