PEMELIHARAAN POS KAMLING DAN EDUKASI ARSIP DATA UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT DESA PENANGGUNGAN
Kata Kunci:
Kuliah Kerja Nyata, Pengelolaan Arsip, Program Kerja, Pemberdayaan Masyarakat, Pos Kamling, Edukasi SampahAbstrak
Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah program intrakurikuler yang mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai bentuk pengabdian masyarakat, pemberian pengalaman kerja, dan pembelajaran bagi mahasiswa. Program ini dilaksanakan oleh Kelompok 14 Universitas Bhayangkara Surabaya di Dusun Kemendung, Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto selama 10 hari. Kegiatan dimulai dengan observasi, survei, dan wawancara untuk mengidentifikasi isu-isu seperti kondisi Pos Kamling yang tidak layak, kurangnya pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan dokumen, serta minimnya kesadaran tentang penguraian sampah. Tujuan dari program ini adalah memberikan solusi konkret terhadap permasalahan tersebut, meningkatkan kesadaran masyarakat, dan memperbaiki fasilitas publik. Metode penelitian meliputi pendekatan partisipatif dengan tahapan observasi, pelaksanaan program kerja, dan evaluasi hasil. Program kerja yang dilakukan mencakup renovasi Pos Kamling, sosialisasi pengelolaan arsip dokumen, penyuluhan kewirausahaan, pelatihan batik cap, serta edukasi pengelolaan sampah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya fasilitas publik yang terawat, pengelolaan arsip yang sistematis, serta pengelolaan sampah yang lebih baik. Selain itu, luaran yang dihasilkan meliputi renovasi Pos Kamling, pembuatan papan edukasi sampah, dan peningkatan pengetahuan masyarakat. Program ini diharapkan dapat membangun kebiasaan positif yang berkelanjutan di Dusun Kemendung.
The Community Service Program (KKN) is an intramural program implementing the Tri Dharma of Higher Education as a form of community service, work experience, and learning opportunity for students. This program was conducted by Group 14 of Universitas Bhayangkara Surabaya in Kemendung Hamlet, Penanggungan Village, Trawas Subdistrict, Mojokerto Regency, for 10 days. Activities began with observation, surveys, and interviews to identify issues such as the poor condition of the Neighborhood Watch Post (Pos Kamling), the community's lack of understanding regarding document management, and minimal awareness about waste decomposition. The purpose of this program was to provide concrete solutions to these problems, raise community awareness, and improve public facilities. The research method involved a participatory approach with stages including observation, program implementation, and result evaluation. The work programs conducted included renovating the Neighborhood Watch Post, socializing document management, entrepreneurship training, batik cap workshops, and waste management education. The results showed an increase in community awareness of the importance of well-maintained public facilities, systematic document management, and better waste management. Additionally, the outcomes included the renovation of the Neighborhood Watch Post, the creation of waste education boards, and improved community knowledge. This program is expected to foster sustainable positive habits in Kemendung Hamlet.


