BANTUAN LUAR NEGERI: ANALISIS ALOKASI DAN DAMPAK BANTUAN KESEHATAN AMERIKA SERIKAT DI TENGAH PANDEMI COVID-19 KEPADA INDONESIA

Penulis

  • Ni Putu Nadia Parwati Universitas Udayana

Kata Kunci:

Bantuan Luar Negeri, USAID, Kesehatan, COVID-19

Abstrak

Amerika Serikat telah memberikan bantuan kesehatan yang signifikan kepada Indonesia selama pandemi COVID-19, yang memiliki dampak besar terhadap penanggulangan pandemi dan penyediaan layanan kesehatan di Indonesia. Secara total, Amerika Serikat berhasil memberikan bantuan sekitar $65 juta selama periode tahun 2020-2023. Bantuan ini disalurkan melalui Badan Pembangunan Internasional AS (USAID) dan dapat mencakup dukungan bagi sekitar 270 juta penduduk Indonesia. Pada tahap awal pandemi, bantuan tersebut digunakan untuk penanganan kasus, penguatan fasilitas pelayanan kesehatan dan alat kesehatan, serta penguatan kapasitas laboratorium yang dibutuhkan. Selain itu, bantuan kemudian diperluas untuk mempercepat perluasan dan pemerataan akses vaksinasi COVID-19 di tingkat pusat maupun daerah. Upaya ini sangat penting dalam membantu Indonesia keluar dari pandemi COVID-19 lebih cepat dan memasuki masa transisi dari pandemi menuju endemi. Konsep dalam bantuan luar negeri kesehatan ini didasari oleh berbagai perspektif teoretis yang menawarkan wawasan berbeda mengenai motivasi, implikasi, dan dampak bantuan luar negeri. Salah satu kerangka teoritis yang menonjol adalah realisme, yang menyatakan bahwa bantuan luar negeri digunakan sebagai alat untuk memproyeksikan kekuatan dan pengaruh negara donor. Menurut perspektif ini, bantuan luar negeri melayani kepentingan strategis negara donor, baik dalam hal tujuan politik, ekonomi, atau keamanan. Maka dari itu, jurnal ini akan menganalisis apa saja bentuk alokasi bantuan kesehatan Amerika Serikat kepada Indonesia dan apa dampak yang diberikan kepada situasi Indonesia di masa pandemi COVID-19 tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif.

The United States has provided significant health assistance to Indonesia during the COVID-19 pandemic, which has had a major impact on the response to the pandemic and the provision of health services in Indonesia. In total, the United States managed to provide approximately $65 million in assistance during the 2020-2023 period. This assistance is distributed through the US Agency for International Development (USAID) and could include support for approximately 270 million Indonesians. In the early stages of the pandemic, this assistance was used to handle cases, strengthen health service facilities and medical equipment, as well as strengthen the required laboratory capacity. In addition, assistance was then expanded to expand and equalize access to COVID-19 vaccination at the central and regional levels. This effort is very important in helping Indonesia emerge from the COVID-19 pandemic more quickly and enter the transition period from pandemic to endemic. These concepts in health foreign aid are based on various theoretical perspectives that offer different insights into the motivation, meaning, and impact of foreign aid. One prominent framework is realism, which states that foreign aid is used as a tool to project the power and influence of donor countries. According to this perspective, foreign aid serves the strategic interests of donor countries, whether in terms of political, economic, or security objectives. Therefore, this journal will analyze the forms of allocation of United States health assistance to Indonesia and what impact it had on Indonesia's situation during the COVID-19 pandemic. The research method used is descriptive qualitative.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-31