PENGARUH PROGRAM KELUARGA HARAPAN TERHADAP KESEJAHTERAAN PENERIMA MANFAAT DI DESA PALLOMBUAN KABUPATEN SAMOSIR

Penulis

  • Rivaldo Halomoan Sinaga Universitas Sumatera Utara
  • Randa Putra Kasea Sinaga Universitas Sumatera Utara

Kata Kunci:

Desa Pallombuan, Kesejahteraan, Program Keluarga Harapan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Program Keluarga Harapan (PKH) terhadap Kesejahteraan Penerima Manfaat di Desa Pallombuan, Kabupaten Samosir. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dengan pendekatan survei, dan sampel penelitian sebanyak 40 kepala keluarga yang terdaftar sebagai penerima PKH. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) untuk menguji pengaruh langsung maupun tidak langsung program terhadap kesejahteraan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKH memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan KPM, dengan koefisien jalur 0,753, t-statistik 7,382, dan nilai R² 0,567, yang berarti 56,7% variasi kesejahteraan keluarga dapat dijelaskan oleh program PKH. Indikator-indikator PKH, seperti bantuan sosial, pendampingan, layanan kesehatan dan pendidikan, serta bantuan komplementer, memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup, jaminan sosial, dan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. Temuan ini menunjukkan efektivitas PKH sebagai strategi peningkatan kesejahteraan keluarga di Desa Pallombuan.

This study aims to analyze the impact of the Family Hope Program (PKH) on the welfare of beneficiary families in Pallombuan Village, Samosir Regency. The research method used was a quantitative survey approach, and the sample size was 40 heads of families registered as PKH recipients. Data were collected through questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) based on Partial Least Squares (PLS) to test the program's direct and indirect effects on family welfare. The results indicate that PKH has a positive and significant impact on beneficiary families' welfare, with a path coefficient of 0.753, a t-statistic of 7.382, and an R² value of 0.567. This means that 56.7% of the variation in family welfare can be explained by the PKH program. PKH indicators, such as social assistance, mentoring, health and education services, and complementary assistance, significantly contribute to improving the quality of life, social security, and welfare of beneficiary families. These findings demonstrate the effectiveness of PKH as a strategy to improve family welfare in Pallombuan Village.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31