OPTIMALISASI PEMAHAMAN WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN TERHADAP ALUR REMISI DAN PROGRAM INTEGRASI SOSIAL MELALUI SOSIALISASI DAN MEDIA INFORMASI DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA BENGKULU
Kata Kunci:
Remisi, Integrasi Sosial, Warga Binaan Pemasyarakatan, Sosialisasi, Media InformasiAbstrak
Pemahaman Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengenai alur pemberian remisi dan program integrasi sosial merupakan faktor penting dalam mendukung terpenuhinya hak-hak WBP sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Berdasarkan hasil observasi di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu, masih terdapat WBP yang belum memahami secara menyeluruh persyaratan, tahapan, serta mekanisme pengusulan remisi dan program integrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemahaman WBP melalui kegiatan sosialisasi dan penyediaan media informasi mengenai alur remisi dan integrasi sosial. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dokumentasi, serta pelaksanaan sosialisasi kepada WBP. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyampaian materi secara langsung yang didukung media informasi mampu meningkatkan pemahaman WBP mengenai dasar hukum, persyaratan administratif dan substantif, tahapan pengusulan, serta mekanisme pemberian remisi dan program integrasi sosial. Selain itu, media informasi yang ditempatkan pada area strategis Lapas memberikan akses informasi yang berkelanjutan sehingga WBP dapat memahami kembali prosedur yang berlaku secara mandiri. Dengan demikian, sosialisasi yang dipadukan dengan media informasi terbukti menjadi strategi edukasi yang efektif dalam meningkatkan literasi hukum WBP serta mendukung transparansi pelayanan pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu.
Prisoners' understanding of remission procedures and social reintegration programs is essential to ensuring the fulfillment of their legal rights in accordance with applicable regulations. Based on observations conducted at Bengkulu Class IIA Correctional Institution, many inmates were found to have limited understanding of the requirements, procedures, and stages involved in obtaining remission and participating in social reintegration programs. This study aims to improve inmates' understanding through educational outreach and the provision of information media explaining the remission and social reintegration process. The study employed a descriptive qualitative approach using observation, interviews, documentation, and educational activities as data collection methods. The findings indicate that direct educational sessions supported by information media significantly improved inmates' understanding of the legal basis, administrative and substantive requirements, application procedures, and implementation mechanisms of remission and social reintegration programs. Furthermore, the information media placed in strategic locations within the correctional institution provided continuous access to accurate information, enabling inmates to independently review the procedures whenever needed. Therefore, combining educational outreach with information media is an effective strategy for enhancing legal literacy among inmates and promoting transparent correctional services at Bengkulu Class IIA Correctional Institution.


