ANALISIS MASALAH WILAYAH: STUDI KASUS MASALAH PEMBANGUNAN WATERFRONT DI KABUPATEN SAMBAS
Kata Kunci:
Waterfront, Kebijakan, KorupsiAbstrak
Analisis masalah wilayah merupakan langkah penting dalam memahami tantangan pembangunan yang dihadapi suatu daerah. Studi kasus masalah pembangunan waterfront di Kabupaten Sambas menjadi fokus penelitian untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang isu-isu yang relevan dengan pengembangan wilayah tersebut. Melalui pendekatan analisis deskriptif dan eksploratif, penelitian ini mengidentifikasi beberapa masalah kritis yang dihadapi dalam pembangunan waterfront di Kabupaten Sambas, seperti perubahan lingkungan, infrastruktur yang belum memadai, serta keterlibatan aktor-aktor terkait. Analisis dilakukan dengan mempertimbangkan aspek geografis, sosial, ekonomi, dan kelembagaan untuk merumuskan rekomendasi kebijakan yang tepat guna mengatasi masalah-masalah tersebut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi pengambil keputusan dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan waterfront yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi Kabupaten Sambas serta masyarakatnya.
Analysis of regional issues is an important step in understanding the development challenges facing a region. Case studies on waterfront development issues in Sambas Regency are the focus of research to gain a deeper understanding of issues relevant to the development of the region. Through a descriptive and exploratory analysis approach, this study identified several critical problems encountered in the construction of waterfront in Sambas Regency, such as environmental changes, inadequate infrastructure, and the involvement of related actors. The analysis is carried out in consideration of geographical, social, economic, and institutional aspects to formulate appropriate policy recommendations to address these issues. The results of this research are expected to be the basis for decision-makers in planning and implementing sustainable waterfront development and positively affecting Sambas Regency and its people.


