ANALISIS USAHA TERNAK BABI DI KECAMATAN SATAR MESE, KABUPATEN MANGGARAI

Penulis

  • Kasianus Agustinus Malut Universitas Nusa Cendana Kupang

Kata Kunci:

Peternak, usaha ternak babi, pendapatan, kelayakan finansial

Abstrak

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi pendapatan dan keberlanjutan secara finansial usaha ternak babi di Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai. Metode pengambilan contoh dilakukan secara bertahap. Tahap pertama dilakukan di tingkat desa dengan teknik purposive, dari total 23 desa yang ada, dipilih 4 desa sebagai contoh. Pemilihan responden dilakukan secara acak non-proposional, sehingga didapatkan 80 responden. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan peternak berdasarkan daftar pertanyaan yang telah disiapkan dan data sekunder diperoleh melalui dokumentasi berupa laporan dari instansi terkait. Data dianalisis melalui pendekatan evaluasi pendapatan dan tinjauan finansial dengan menggunakan parameter Net B/C, BEP unit, BEP rupiah, dan PBP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan total sebesar Rp10.700.120/tahun, dimana 14% merupakan pendapatan tunai dan 86% merupakan pendapatan non tunai. Analisis finansial menunjukkan usaha ternak babi layak dengan nilai Net B/C sebesar 0,48, nilai BEP unit sebesar 0,26 ST, nilai BEP rupiah sebesar Rp2.234.485, dan nilai PBP sebesar 1,1 tahun (13,2 bulan).

This study plans to evaluate the income and financial sustainability of pig farming in Satar Mese Sub-District, Manggarai regency. The sampling method is carried out in stages. The first stage was carried out at the village level with purposive or deliberate techniques, from 23 villages, 4 sample villages were obtained. Determination of respondents was done randomly non-proportional, so that 80 respondents were obtained. Primary Data obtained through direct interviews with farmers based on a list of questions that have been prepared and secondary data obtained through documentation in the form of reports from relevant agencies. The Data were analyzed through income analysis and financial analysis approach by applying the criteria of Net B/C, BEP unit, BEP rupiah, and PBP. The results showed that the average total income of Rp10, 700, 120/year, of which 14% is cash income and 86% is non-cash income. Financial analysis showed that the pig farming business was feasible with a Net B/C value of 0.48, a unit BEP value of 0.26 ST, a rupiah BEP value of Rp2, 234, 485, and a PBP value of 1.1 years (13.2 months).

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-20