ANALISIS PRODUKTIVITAS PENULIS, PARO HIDUP DAN KEUSANGAN LITERATUR DALAM BIDANG HUMAN ECOLOGY ATAU ECOLOGICAL HUMANITIES TAHUN 2024-2025

Penulis

  • Ernila Universitas islam Negeri raden Fatah Palembang
  • Serlia Tiara Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Salama Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Herlina Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Kata Kunci:

Human Ecology, Produktifitas penulis, Kolaborasi, Paro Hidup, Keusangan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas penulis,Paro hidup dan Keusangan Literatur  dalam bidang Human Ecology atau Ecological Humanities pada periode tahun 2024-2025 dengan pendekatan bibliometrik. Studi dilakukan dengan mengumpulkan data publikasi dari Google Scholar, mengidentifikasi jumlah dan pola kolaborasi penulis, serta menguji distribusi produktivitas menggunakan Hukum Lotka dan Menghitung paro hidup dan keusangan literatur. Hasil dan pembahasanya menujukan bahwa produktifitas penulis, pada artikel dengan satu pengarang mencangkup 25,60%,  artikel dengan dua pengarang mencangkup 15,20%, sedangkan artikel dengan tiga pengarang atau lebih mencagkup 59,20 %. Tingginya tingkat kolaborasi terlihat dari 74,4% publikasi yang merupakan hasil kerja sama antarpenulis, menandakan pentingnya kerja sama dalam mengembangkan ilmu Human Ecology. Sedangkan perhitungan Paro hidup hanya 0,56 tahun. Nilai ini menandakan bahwa literatur baru sangat dominan digunakan oleh peneliti dan bahwa pembaruan pengetahuan dalam bidang ini berlangsung sangat cepat. Dengan total 250 artikel yang dianalisis, perhitungan median sebesar 2024,44 memperkuat temuan bahwa penelitian pada dua tahun terakhir ini sangat mengutamakan referensi terbaru. Tingkat keusangan literatur sebesar 52,8% menunjukkan bahwa lebih dari separuh literatur yang digunakan dalam artikel-artikel ini sudah dianggap usang, sementara tingkat kemutakhiran sebesar 47,2%.Dari penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan acuan bagi pengembangan strategi penulisan ilmiah di bidang Human Ecology dengan menekankan pentingnya kolaborasi antardisiplin dan pemanfaatan literatur terbaru.

This study aims to analyze author productivity, half-life, and literature obsolescence in the field of Human Ecology or Ecological Humanities during the 2024–2025 period using a bibliometric approach. The research was conducted by collecting publication data from Google Scholar, identifying author collaboration numbers and patterns, examining productivity distribution through Lotka’s Law, and calculating the half-life and obsolescence of the literature. The findings demonstrate that single-author articles account for 25.60%, two-author articles for 15.20%, and articles with three or more authors for 59.20%. The high level of collaboration is reflected in 74.4% of publications being the result of co-authorship, underscoring the importance of collaborative work in advancing Human Ecology scholarship. The calculated half-life is only 0.56 years, indicating the overwhelming dominance of newly published literature and rapid knowledge renewal in this field. With a total of 250 articles analyzed, a median year of 2024.44 further confirms that research in the last two years predominantly utilizes the latest references. The literature obsolescence rate of 52.8% shows that more than half of the sources cited in these articles are considered outdated, while the currency rate of 47.2% indicates that nearly half of the literature used remains relevant. This research is expected to serve as a reference for the development of academic writing strategies in Human Ecology, emphasizing the importance of interdisciplinary collaboration and the use of up-to-date literature.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30